Warga Depok Siaga DBD, Harjamukti Area Rawan DBD
Siaga DBD

By Aministrator 24 Jan 2019, 06:15:21 WIB Orbitkan
Warga Depok Siaga DBD, Harjamukti Area Rawan DBD

Keterangan Gambar : Kepala Dinkes Kota Depok Saat Beri Keterangan Pada Media


Arus Depok. Musim hujan telah datang. Genangan air mulai banyak di tempat - tempat yang kita sebagai warga nyaris tak terdeteksi dapat datangkan bibit penyakit. Hal ini lah yang mengakibatkan pemerintah Kota Depok, Jawa Barat menetapkan status siaga wabah demam berdarah dengue (DBD). Ratusan warga Depok dilaporkan terjangkit dan diyakini lebih banyak lagi yang belum terdata.

KH. Muhammad Idris selaku Wali Kota Depok sudah menerbitkan surat edaran yang dikirimkan kepada semua camat dan lurah di kota itu agar mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, jika ada warga yang diindikasikan atau bahkan dipastikan terjangkit agar segera ke rumah sakit atau puskesmas terdekat.

Menurut dr. Novarita selaku Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok saat memberikan keterangannya pada awak media Arusnews" Penderita DBD saat ini mencapai 149 kasus hanya dalam tempo waktu setengah bulan pertama Januari 2019 berdasarkan data yang dimutakhirkan pada per 14 Januari. Namun, hal ini kemungkinan jumlahnya lebih banyak mengingat belum ada pemutakhiran data kembali, terutama dari seluruh rumah sakit dan puskesmas. Yang 149 orang itu baru yang ber-KTP (Kartu Tanda Penduduk) Depok ya. Kalau data terbarunya saya belum pegang; kalau data di rumah sakit bisa lebih banyak,” katanya kepada Arusnews, Rabu (23/1). Sementara Dinas Kesehatan kota Depok mencatat, jumlah kasus DBD di kota itu bervariasi tiap tahun. Pada 2016, misal, terdapat 2.834 kasus, tahun 2017 ada 535 kasus, dan tahun 2018 ada 892 kasus, bahkan satu di antaranya meninggal dunia. Wilayah penyebaran hampir merata namun yang cukup rawan di Kelurahan Harjamukti kecamatan Cimanggis.

Novarita menandaskan, bahwa aparat Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai upaya, seperti pengasapan atau fogging, sosialisasi kebersihan jentik nyamuk, dan layanan kesehatan. Tetapi dia mengingatkan, fogging bukanlah solusi paling ampuh mencegah DBD karena yang utama ialah memberantas sarang nyamuk.

“Jadi, semua elemen warga menjaga kebersihan lingkungan. Tapi ingat ya jangan mengandalkan kader (Posyandu atau aparat kelurahan) kita sendiri sebagai masyarakat harus punya kepedulian untuk menjaga lingkungan masing-masing,” pungkasnya.
Gie.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden Pilihan anda 2019?
  Prabowo - Sandi
  Jokowi - Maruf Amin

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Robby Prihandaya

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video