Tim Advokasi Hukum NF Ultimatum KPU, Tunda Pengumuman Hasil Suara
Pilkada Damai

By Aministrator 08 Jul 2018, 18:58:56 WIB Polhukam
Tim Advokasi Hukum NF Ultimatum KPU, Tunda Pengumuman Hasil Suara

Keterangan Gambar : Bambang Sunaryo Tim Advokasi Hukum Nur Firdaus


Arus Bekasi. Bambang Sunaryo selaku Tim Advokasi Nur Firdaus (Paslon No 2) malam tadi setelah mendapatkan surat kuasa dari Nur Supriyanto, dan Adhy Firdaus, Selaku kuasa hukum, langsung mendaftarkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi pada 7 Juli 2018 pukul 23.54 WIB.

Dalam informasi yang berhasil dihimpun awak media Arusnews. Hal tersebut di sampaikan pula Bambang Sunaryo " Materi yang menjadi bahan aduan adalah mengajukan permohonan pembatalan hasil rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara Pilkada kota Bekasi tahun 2018 yang diadakan oleh KPUD Kota Bekasi,” ungkap Bambang kepada Arusnews

“Sehubungan dengan adanya gugatan ini, maka kami berharap agar pihak KPUD menunda pengumuman keputusan penetapan hasil rapat pleno rekapituasi penghitungan suara yang sedianya akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 9 Juli 2018 mendatang,” kata Bambang lagi.

“Kami pun telah melayangkan surat pemberitahuan kepada KPUD Kota Bekasi sesaat setelah proses pendaftaran gugatan kepada MK, perihal pendaftaran gugatan sengketa Pilkada di Kota Bekasi kepada Mahkamah Konstitusi,” papar Bambang.

“Keberatan sudah disampaikan para saksi dalam rapat pleno rekapitulasi pada Jumat 6 Juli 2018 dini hari di hotel Horison Kota Bekasi, dan para saksi pun menolak menandatanginya. Namun pihak KPUD Kota Bekasi justru malah tetap membacakan Surat Keputusan hasil rekapitulasi,” geram Bambang.

“Saat ini kami sudah mengantongi banyak cukup bukti yang memperkuat terjadinya pelanggaran pemilukada yang bersifat TSM. Pelanggaran yang dilakukan oleh aparatur struktural, baik pemerintah maupun aparat penyelenggara pemilukada secara kolektif yang bukan aksi individual, namun direncanakan secara matang dan dampak pelanggaran ini sangat luas bukan sporadis,” ungkap Bambang.

“Banyaknya temuan-temuan yang dilakukan oleh aparat struktural selama masa sebelum Pilkada dan saat pemungutan suara, inilah yang menyebabkan pihak Nur Firdaus untuk menolak hasil rekapitulasi penghitungan suara. karena jika hasil penghitungan suara oleh KPU Kota Bekasi ini tetap saja dilanjutkan, hanya akan mencederai proses demokrasi di Indonesia,” pungkas Bambang Sunaryo.
Red Gie




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden Pilihan anda 2019?
  Prabowo - Sandi
  Jokowi - Maruf Amin

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Robby Prihandaya

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video