Rakus Dua Periode, Kapolsek Jujur Jadi Tumbal
Pilpres Jujur

By Aministrator 31 Mar 2019, 23:55:55 WIB Polhukam
Rakus Dua Periode, Kapolsek Jujur Jadi Tumbal

Keterangan Gambar : Akp Sulman Aziz Saat Adukan Institusanya LBH Lokatarum


Arus Garut. Sesuai amanah undang - undang sebagai aparat keamanan negara netralitas TNI dan POLRI adalah harga mati. Namun nampaknya hal ini terus undang - undang tersebut di tabrak oleh pasangan capres dan cawapres petahana yaitu Jokowidodo dan Ma'ruf Amin (01) juga para partai pendukungnya. Mereka terlihat panik sehingga mengakibatkan segala cara ia tempuh sehingga banyak pendapat suara masyarakat yang berhasil di himpun Crew media Arusnews kubu Capres , Cawapres petahana jorok dalam politik kekuasaan nya.

Hal ini pula yang di lakukan institusi POLRI. POLRI sebagai aparat Bhayangkara negara seharusnya Netral menjadi harga mati. Namun nampaknya ke tidak netral POLRI dalam Pilpres 2019 nampaknya bukan lagi isapan jempol belaka. Bahkan, ada beberapa diantaranya menjadi korban karena tidak sepaham dengan atasannya.

Salah satunya seperti halnya yang diungkapkan Mantan Kapolsek Pasirwangi, Kabupaten Garut, AKP. Pol. Sulman Aziz yang dimutasi dari jabatannya hanya karena berfoto dengan tokoh dari pendukung Capres dan Cawapres kubu oposisi sebagai lawan politiknya.

Salmun Aziz menuturkan" Saya telah dimutasi dari jabatan saya sebagai Kapolsek ke Polda Jabar, dikarenakan saya berfoto dengan seorang tokoh agama Kecamatan Pasirwangi yang kebetulan beliau itu sebagai ketua panitia deklarasi Prabowo-Sandi,” tutur Sulman di Kantor Lokakataru kepada awak Media, Jakarta, Minggu (31/3).

Sulman mengaku dirinya dimutasi dari jabatan Kapolsek Pasirwangi menjadi Kanit Seksi Pelanggaran Subdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Barat.

Di tambahkan pula Sulman, bahwa dia mengambil foto tersebut hanya sebatas untuk laporan kepada Kapolres Garut bahwa giat pengamanan dilakukan dengan koordinasi bersama panitia.

“Saya berfoto sambil membuat laporan untuk melaporkan kepada Kapolres bahwa saya berkoordinasi dengan panitia,”paparnya.

Diakui Sulman, sebelumnya sudah pernah ada perintah untuk menggembosi suara dan konsentrasi massa yang mendukung paslon 02.

Saya pun tidak habis pikir dengan perintah tersebut. Pasalnya, pengalaman dia sejak pertama menjadi polisi belum pernah ada perintah aparat berpihak pada satu kontestan Pemilu.

“Saya ini sudah 27 tahun menjadi polisi, saya sudah ditugaskan ke mana mana, baru di 2019 ini, di Pilpres 2019 ini, ada perintah untuk berpihak kepada salah satu calon,” pungkasnya.

Dalam data digital terkait keberpihakan institusi POLRI ini yang baru saja pernah terungkap di publik yaitu melalui baik yang nampak di kalangan Mensos Wa Grup Pilpres 2019 yang ternyata berisi anggota nya adalah anggota POLRI aktif yang siap mendapat arahan agar mengawal totalitas setiap kegiatan kubu 01 hingga perihal INalection ObserverSos.

Apakah ini Bhayangkara Negara...
Red




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden Pilihan anda 2019?
  Prabowo - Sandi
  Jokowi - Maruf Amin

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Robby Prihandaya

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video