Puluhan Waraga Jatisampurna Tak Bisa Mencoblos, Kota Bekasi Terancam PSU (Nedi Bohar: Panwas)
Pemilu Jujur

By Aministrator 17 Apr 2019, 14:42:27 WIB Polhukam
Puluhan Waraga Jatisampurna Tak Bisa Mencoblos, Kota Bekasi Terancam PSU (Nedi Bohar: Panwas)

Keterangan Gambar : Nedi Bohar (Ketua Panwas Jatisampurna) Saat Beri Penjelasan Ke Warga


Arus Bekasi. pemilihan umum di tanggal 17 April 2019 tahun ini merupakan Pemilu tercatat dalam sejarah yang jelek tercurang dan terparah. hal ini dalam pantauan awak media arus news untuk sekitar wilayah kecamatan Jatisampurna ada beberapa masyarakat dalam pantauan kami puluhan masyarakat di beberapa titik TPS tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

hal ini juga terjadi di TPS 16 17 21 22 dan hampir banyak menyebar Kejadian ini masyarakat tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

dari keterangan yang berhasil dihimpun oleh guru harus melalui beberapa TPS yang ada di TPS tersebut pihak TPS hanya diberikan jatah surat suara kurang dari ketentuan yang ditetapkan bahkan ada beberapa TPS yang hanya diberikan jatah 3 surat suara cadangan inilah yang membuat kericuhan sesaat.

Dari dari keterangan ketua KPPS yang berada di TPS 21 dan 22 mereka sudah sempat mengontak Sugiarta Ketua PPS Jatisampurna untuk diberikan tambahan surat suara dikarenakan beberapa masyarakat belum bisa ter akomodir surat suaranya.

Namun  ironisnya telepon seluler Ketua PPS tidak juga aktif dan tidak bisa dihubungi hingga sampai jatuh Jam menunjukkan jam 13.00 WIB.  saat itu ada puluhan masyarakat yang tidak bisa melakukan hak pilihnya Padahal mereka sudah memiliki identitas e-ktp yang jelas sesuai dengan alamat tempat TPS itu diadakan.

sesaat ketua Panwas Jatisampurna Nedi ohar sempat mengunjungi TPS 21 22 dan 16 yang sempat ricuh beberapa saat. Nedi menuturkan"  untuk pantauan saya di wilayah wilayah kecamatan Jatisampurna bahkan beberapa di kota Bekasi mayoritas mereka mengeluhkan kurangnya surat suara inilah yang membuat lonjakan daftar pemilih yang sulit diprediksi.

Seharus nya pihak KPPS bisa menginformasikan kepada masyarakat pemilih untuk berpindah ke TPS yang berdekatan agar bisa dicarikan surat suara yang lebih berdasarkan daftar pemilih tambahan namun nampaknya ketua KPPS yang berada di sekitar TPS 21 22 dan 17 menunggu informasi dari Sugiarta.

Sementara Sugiarya (Ketua PPS Jatisampurna) hingga jamnya berakhir sugiartha sama sekali tidak bisa dihubungi inilah yang membuat sedikit kacau di wilayah pemungutan suara Kecamatan Jatisampurna. dipastikan kejadian seperti ini akan kita data dan akan kita laporkan ke Bawaslu tingkat kota dan ini tindak lanjutnya adalah KPU Kota Bekasi Apakah Bekasi atau Jatisampurna layak untuk di kenakan pemilihan suara ulang (PSU) dikarenakan banyaknya masyarakat yang tidak kebagian surat suara padahal data-data yang dimilikinya valid.
Red




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden Pilihan anda 2019?
  Prabowo - Sandi
  Jokowi - Maruf Amin

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Robby Prihandaya

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video