PLN Harus Stop Kontrak PT. GBL, GBL Lakukan Kebohongan & Terjangkit Virus KUDIS, KURAP, KUTIL
Konsumen Protes

By Aministrator 18 Mar 2019, 14:36:15 WIB Daerah
PLN Harus Stop Kontrak PT. GBL, GBL Lakukan Kebohongan & Terjangkit Virus KUDIS, KURAP, KUTIL

Keterangan Gambar : Pepen Marsudi (Gunakan Peci) Saat Beri Keterangan Pemecatan Rono)


Arus Bekasi. Polemik PLN area Pondok Kopi dari sebuah permasalahan kurang tagih sudah mulai ada titik terang keputusan. Setelah sebelumnya hal ini di akibatkan indispliner dari petugas Cater yang bernama Sumarto Rono Suwito (Akrab di sapa Rono). 

Dirinya tidak lakukan mencatatan Kwh meter konsumen selama 13 bulan. Padahal menurut Wahyu (SPV P2TL PLN) setiap bulan selalu di berikan laporan dari Rono sebagai data ATK (Alamat Tidak di Ketemukan) secara data Rt, Rw nama Gg plus Kelurahan serta kecamatan nya lengkap. Kesimpulannya Rono petugas yang malas kena penyakit Kudis (Kurang Disiplin)" tutur Wahyu Rabu (6/3/2019).

Hal ini pun turut di akui pepen selaku Manager Oprasional PT. GBL selaku Vendor Cater PLN Pondok Kopi. Namun nampaknya Pepen enggan untuk bertanggung jawab dari ulah Rono selaku anak buahnya. Akibatnya selaku penerima kuasa (Mugi) harus mengadu ke kantor Distribusi Disjaya yang berada di wilayah gambir Jak-pus.

Pasca Humas PLN Disjaya (Intan) disambangi oleh Mugi (penerima kuasa konsumen). Selasa (12/3/2019) kembali Nurul selaku Manager TE PLN Pondok Kopi mengundang ke 2 pihak (PT GBL & perwakilan konsumen) untuk memutuskan sebuah kesepakatan. 

Nurul (Manager TE PLN Pondok Kopi) memberikan putusan dari 13 bulan belum tertagih. Pihak GBL harus membayar 7 bulannya dan konsumen membayar 6 bulan kurang tagih. 

Dalam penuturannya Pepen merasa sudah memberikan Sanksi pada Rono selak karyawan GBL dengan pemecatan dan suratnya sudah di tangan bu Nurul (12/3/2019) di ungkapkan saat di gedung PLN area Pondok Kopi (Pada saat rapat final yang dihadiri Pepen, Madnur, Erwin, Wahyu, Aryo, Mugi, Nurul).

Dalam Stetmennya Nurul menambahkan" Kita akan lakukan evaluasi dan berikan sanksi tegas di akhir tahun terhadap Vendor yang tidak disiplin dalam jalankan tugas kerjanya. PT. GBL sudah lakukan itu"ungkap Nurul. 

Selaku penerima kuasa konsumen Mugi ingin memastikan apakah benar keterangan Pepen kalau Rono sudah di pecat? Lewat komunikasi WhatApp nya kepada Nurul dan Wahyu. Wahyu memberikan data ternyata Rono tidak di pecat tapi mengundurkan diri. 

Kepada Crew Arusnews Mugi menuturkan" Pepen (Manager GBL) telah membohongi pihak PLN Pondok Kopi dan konsumen. Dan saya kantor PLN Pondok Kopi juga PLN Disjaya tidak lagi menggunakan GBL sebagai Vendornya. Karena GBL sudah kena penyakit KUDIS, KURAP, KUTIL dan Pembohong" Geram Mugi (Penerima kuasa Konsumen).
Antoni/Red




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden Pilihan anda 2019?
  Prabowo - Sandi
  Jokowi - Maruf Amin

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Robby Prihandaya

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video