PDIP Tolak Depok Jadi Kota Religius (Program Walikota Ulama)
Depok Religius

By Aministrator 18 Mei 2019, 00:27:00 WIB Daerah
PDIP Tolak Depok Jadi Kota Religius (Program Walikota Ulama)

Keterangan Gambar : Hendrik Tangke Allo Ketua DPRD Kota Depok


Arus Depok. Kota Depok sebagai kota yang memiliki Visi "Unggul Nyaman dan Religius" nampaknya akan mendapat hadangan juga tolakan keras dari anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD). Kota yang saat ini di pimpin oleh seorang Kyai juga sekaligus Ulama (KH. Mohammad Idris) yang juga sudah genap usia 20 tahun. Pasalnya segelintir anggota Dewan DPRD Kota Depok menolak rancangan peraturan daerah atau raperda inisiatif Pemerintah Kota Depok tentang Penyelenggaraan Kota Religius (PKR). Salah satu suara yang cukup vokal menolak rencana peraturan daerah tersebut adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Sama-sama kita saksikan baik di media cetak, online, bahkan TV PDIP partai besutan Megawati ini sangat gencar menolak Perda-Perda syariah dan masuk dalam kategori kelompok Partai Penista Agama. Salah satu nya adalah Ketua DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo, mengungkapkan" Raperda itu resmi ditolak dalam Badan Musyawarah DPRD Kota Depok untuk masuk ke dalam daftar Program Legislasi Daerah. Dengan demikian, segala jenis pembahasan mengenai Raperda ini tidak lagi dimungkinkan untuk dilakukan di setiap alat kelengkapan Dewan.

Hendrik Tangke Allo menuturkan" ada banyak pertimbangan pihaknya menolak rancangan Perda yang diprakarsai oleh Wali Kota Depok KH. Mohammad Idris. Menurutnya, hal itu adalah ranah Pemerintah Pusat, dan bukan kewenangan daerah. Ini merujuk pada Undang-undang 23 tahun 2014 yang bersifat absolut.

Kalau kita bicara agama maka kewenangan itu bukan milik pemerintah daerah tapi kewenangan pemerintah pusat. Karena kaitannya dengan pertahanan keamanan, fiskal moneter, kemudian ada beberapa lagi. Sehingga pemerintah daerah tak memiliki hak untuk membahas itu,” katanya saat dikonfirmasi Crew Arusnews Jumat (17/5/2019).

Ditambahkan Hendrik, alasan yang tak kalah penting pihaknya menolak Raperda PKR dikarenakan agama adalah hal yang bersifat sangat pribadi, berkaitan dengan hubungan antara manusia dengan manusia dan manusia dengan Tuhan. Dengan demikian bukan kewenangan kota untuk mengatur kadar religius keagamaan warganya.

Perda PKR memiliki potensi diskriminatif baik terhadap umat beragama dan terhadap kaum perempuan. Perda ini juga memiliki kecenderungan untuk mengkotak-kotakkan warga Kota Depok yang sangat plural (majemuk).”

Politisi PDIP itu memaparkan penolakan atas usulan tersebut juga disuarakan oleh sejumlah partai lainnya yang disepakati dalam Badan Musyawarah DPRD Kota Depok.

“PDI Perjuangan berpandangan bahwa Pemkot Kota Depok, berkewajiban untuk memastikan bahwa setiap umat beragama memiliki kebebasan dalam menjalankan ibadah menurut agama dan kepercayaannya, dan menjaga toleransi antar umat beragama. Namun Pemerintah Kota tidak bisa mengatur keagamaan warganya,” ujar Hendrik Tangke Allo.

Dalam hal perilaku warga, kata Hendrik Tangke Allo melanjutkan, Pemkot Depok bisa membuat aturan dalam kerangka ketertiban umum dan kemaslahatan kehidupan bersama, bukan dalam kerangka pahala dan dosa atau surga dan neraka.

“Intinya kami menghindari konflik antar umat beragama. Maka peran pemerintah mereka harus tampil, bagaimana semangat kebangsaan toleransi di Kota Depok ini bisa terjaga di tengah pluralisme yang begitu besar. Ini bisa menimbulkan diskriminasi terhadap keberagaman pemeluk agama dan itu tidak boleh,” pungkas Hendrik.

Gie




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden Pilihan anda 2019?
  Prabowo - Sandi
  Jokowi - Maruf Amin

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Robby Prihandaya

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video