Malang Oh Malang. Korupsi Gotong-royong
Indonesia Bersih

By Aministrator 05 Sep 2018, 06:07:07 WIB Polhukam
Malang Oh Malang. Korupsi Gotong-royong

Keterangan Gambar : Ilustrasi Korupsi Gotong-royong


Arus Jatim. Gaduhnya pemberitaan media massa (TV, Cetak dan online) di tetapkannya korupsi anggota DPRD kota malang oleh KPK baru saja mengumumkan 22 orang anggota DPRD Kota Malang sebagai tersangka suap dan gratifikasi. Hingga saat ini total ada terdapat 41 anggota DPRD Malang yang menjadi tersangka dari jumlah 45 anggota DPRD yang ada (Tersisa 4 anggota DPRD)

"Penetapan tersangka sebamyak 22 anggota DPRD Kota Malang tersebut merupakan tahap ketiga. Hingga saat ini, dari total 45 anggota DPRD Kota Malang, ada 41 anggota yang ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK," tutur Wakil Ketua KPK Basaria Pandjaitan di Gedung KPK, jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (3/9).

Jumlah anggota DPRD kota Malang ke-22 orang ini diduga merima uang suap sebesar Rp 12,5-Rp 50 juta dari Wali Kota Malang nonaktif Moch Anton, yang juga telah menjadi tersangka. Duit itu diduga diberikan Anton sebagai suap saat pengesahan RAPBD-P kota Malang tahun 2015.

Berikut data yang berhasil didapat redaksi Arusnews. Inilah daftar 41 anggota DPRD Kota Malang yang Saat ini menjadi tersangka:

1. M Arief Wicaksono
2. Suprapto
3. Zainuddin 
4. Sahrawi
5. Salamet
6. Wiwik Hendri Astuti 
7. Mohan Katelu
8. Sulik Lestyowati
9. Abdul Hakim
10. Bambang Sumarto
11. Imam Fauzi
12. Syaiful Rusdi
13. Tri Yudiani
14. Heri Pudji Utami
15. Hery Subiantono
16. Ya'qud Ananda Gudban
17. Rahayu Sugiarti
18. Sukarno
19. Abdulrachman
20. Arief Hermanto
21. Teguh Mulyono
22. Mulyanto
23. Choeroel Anwar
24. Suparno Hadiwibowo
25. Imam Ghozali
26. Mohammad Fadli
27. Asia Iriani
28. Indra Tjahyono
29. Een Ambarsari
30. Bambang Triyoso
31. Diana Yanti
32. Sugianto
33. Afdhal Fauza
34. Syamsul Fajrih
35. Hadi Susanto
36. Erni Farida
37. Sony Yudiarto
38. Harun Prasojo
39. Teguh Puji Wahyono
40. Choirul Amri
41. Ribut Harianto.

Dalam informasi yang berhasil di himpun awak media arusnews, KPK juga telah menetapkan Wali Kota Malang nonaktif Moch Anton dan eks Kadis PU dan Pengawasan Bangunan Kota Malang tahun 2015, Jaroy Edy Sulistiyono sebagai tersangka. KPK menyebut kasus ini sebagai korupsi gotong-royong.

"Kasus ini menunjukkan bagaimana korupsi dilakukan secara massal, gotong-royong bahkan melibatkan unsur kepala daerah dan jajarannya serga sejumlah anggota DPRD yang seharusnya melakukan fungsi pengawasan, anggaran dan regulasi secara maksimal," pungkas Basadui.
Awal/Red




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden Pilihan anda 2019?
  Prabowo - Sandi
  Jokowi - Maruf Amin

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Robby Prihandaya

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video