Laskar FPI Lakukan Aksi Ekstrimnya Pasca Gempa & Stunami Donggala
Bencana Nasional

By Aministrator 01 Okt 2018, 15:04:27 WIB Peristiwa
Laskar FPI Lakukan Aksi Ekstrimnya Pasca Gempa & Stunami Donggala

Keterangan Gambar : Suasana Palu Donggala Pasca Gempa


Arus Sulawesi. Musibah besar yang baru saja terjadi yaitu gempa besar terjadi di kota Palu dan Donggala, Sulawesi tengah yang berkekuatan mencapai magnitudo 7,4 SR. Gempa yang terjadi pada hari Jumat (29/9) kemarin sekitar pukul 17.02 WIB, dengan lokasinya berada di 0.18 LS,119.85 BT di 27 km Timur Laut Donggala Sulawesi Tengah di Kedalaman 10 km yang berdampak menimbulkan tsunami di kota Palu dengan ketinggian antara 1,5 - 2,0 meter.

Padahal pada hari yang sama, informasi yang berhasil dihimpun kontributor media Arusnews gelaran Festival Palu Nomoni 2018 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Palu dan beserta Pemprov Sulawesi Tengah dan Kementerian Pariwisata akan digelar. Suka cita festival yang akan digelar beberapa jam setelah gempa dan tsunami berubah jadi uraian air mata dan ketakutan yang mencekam.

Saat itu juga diputuskan pelaksanaan Festival Palu Nomoni dibatalkan. Begitu juga dengan rangkaian peringatan Hari Habitat Dunia (HHD) yang berlangsung di Kota Palu mulai 29 September sampai 3 Oktober 2018 mendatang.

Info yang di dapat awak media Arusnews yang bersumber dari panitia HHD dibatalkan, dan atraksi buatan lainnya dalam upaya koordinasi. TCC juga akan terus memperbaharui informasi secara berkala untuk melaporkan perkembangan ekosistem pariwisata," ujar Guntur Sakti dalam rilis yang diterima AkuratTravel, Sabtu, (29/9).

Festival Palu Nomoni 2018 rencananya digelar selama 3 hari dari tanggal 28 September hingga 30 September. Festival ini akan diisi dengan berbagai pertunjukan seni dan budaya termasuk pertunjukan seruling tradisional kolosal lalove.

Selain itu, acara ini rencananya juga akan dimeriahkan dengan kompetisi olahraga yang seru seperti lomba marathon internasional, lomba berenang, lomba perahu tradisional sandeq dan lain-lain. Tapi itu semua nampaknya tidak akan pernah terwujud. 

Masyakarat disana, semua fokus mencari sanak saudara maupun kerabat mereka. Rasa takut masih melanda karena melihat banyak rumah yang tersapu tsunami. Apalagi sambungan jaringin listrik maupun telekomunikasi semuanya terputus yang menyulitkan segala akses.

Seperti diketahui, Kementerian Pariwisata telah menerjunkan Tim Crisis Center untuk menanggulangi dampak bencana. Fokus TCC Kemenpar, salah satunya memantau para wisatawan yang terkena dampak tsunami.

"Karena itu, yang dicek pertama ketika terjadi bencana adalah fasilitas publik pendukung pergerakan wisman, yakni akses," jelas Guntur.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, para pengisi acara Festival Pesona PaluNomoni (FPPN) 2018 yang digelar di Kota Palu, belum diketahui nasibnya pasca gempa.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho menyebutkan, jumlah korban meninggal dunia mencapai 384 orang. Kemungkinan jumlah itu masih akan terus bertambah karena hingga saat ini, proses evakuasi masih terus dilakukan dan belum seluruh daerah terjangkau petugas.

Data tersebut merupakan pemutakhiran dari data yang sebelumnya dirilis BNPB pada pukul 10.00 WIB, yaitu 48 orang meninggal dunia dan 356 orang luka-luka kemungkinan jumlah itu masih akan terus bertambah karena hingga saat ini, proses evakuasi masih terus dilakukan dan belum seluruh daerah terjangkau petugas.

Data tersebut merupakan pemutakhiran dari data yang sebelumnya dirilis BNPB pada pukul 10.00 WIB, yaitu 48 orang meninggal dunia dan 356 orang luka-luka. Dalam festival tersebut digelar sejumlah ritual adat Balia dari suku Kaili.

Satu di antaranya ritual Pompoura (Tala Bala’a), yaitu ritual menginjak-injak bara api oleh masyarakat Kaili yang dipercaya bisa mengusir penyakit.

Sabtu (29/9) satu hari pasca gempa dan stunami yang terjadi di Donggala Palu. Front Pembela Islam (FPI) langsung lakukan aksi kemanusiaan pertolongan untuk para korban jiwa juga masyarakat pengungsi. Disaat orang lain memandang nyinyir tentang FPI, namun mereka tetap lakukan aksi terbaiknya untuk Bangsa ini.
Eko/Red




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden Pilihan anda 2019?
  Prabowo - Sandi
  Jokowi - Maruf Amin

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Robby Prihandaya

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video