Habib Achmad Alydrus: Ga Bisa Adil Tangani Rusuh Papua, Pemerintah Ga Usah Ngaku Pancasila
Rusuh Massa

By Aministrator 21 Agu 2019, 04:59:28 WIB Polhukam

Berita Terkait

Berita Populer

Habib Achmad Alydrus: Ga Bisa Adil Tangani Rusuh Papua, Pemerintah Ga Usah Ngaku Pancasila

Keterangan Gambar : Situasi Rusuh Papua, TNI Siaga Bersa Rakyat


Arus Papua. Baru saja NKRI merayakan HUT Kemerdekaan RI ke 74. Sontak Senin (19/8/2019) Wilayah Provinsi Papua,Sorong dan sekitarnya bergejolak dan rusuh. Dari informasi yang di himpun Crew Arusnews yang berada di Sorong saat terjadi kerusuhan. Masa perusuh mulai bergerak mendekati tempat ibadah Ummat Islam (Masjid). Sontak Ummat Islam di sekitar bergerak menghalau para perusuh, melalui komando Imam Masjid "Tidak ada pilihan lain, kecuali Jihad dan Lawan.." Alloh Akbar... Alloh Akbar.


Menurut kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menandaskan" pihaknya tidak menggunakan peluru tajam dalam pengamanan aksi unjuk rasa yang terjadi di Papua pada Senin (19/8/2019). Menurutnya, tidak digunakan peluru tajam, karena dikhawatirkan adanya pihak tertentu yang memanfaatkan situasi yang terjadi di Papua.

"Saya tegaskan di sini, aparat dalam melaksanakan pengamanan unjuk rasa tidak dibekali peluru tajam, karena kita khawatir ada pihak tertentu yang memanfaatkan situasi" Ungkap Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (19/8/2019).

Polisi, dalam melakukan pengamanan lebih mengedepankan tindakan persuasif dan komunikatif, serta berkoordinasi dengan pihak Pemda, TNI, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan mahasiswa.

Terkait situasi terkini, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah ini menuturkan bahwa sudah kondusif. Untuk wilayah Papua, dia menyebut, tak ada kejadian menonjol dan aspirasi mahasiswa dan masyarakat sudah tersampaikan.

"Massa sudah menyampaikan aspirasinya dan kembali ke kediaman masing-masing, langsung dikawal oleh aparat Polri TNI," ujarnya.

Sedangkan untuk wilayah Papua Barat, khusus wilayah Sorong, ada beberapa insiden dan konsentrasi massa. Namun, jumlahnya tidak besar dan masih di bawah kontrol kendali aparat Polri dan TNI, serta Pemda.

Untuk situasi kota Manokwari, hasil komunikasi antara Kapolda, Pangdam ,dan Wagub Papua Barat, dengan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda, serta elemen mahasiswa sudah ada kesepakatan apa yang menjadi aspirasi dari masyarakat ditampung dan disampaikan ke Pemerintah Pusat.

"Aspirasi diterima secara umum, masyarakat kembali namun ada beberapa penggal jalan yang masih dilakukan blokade, namun tidak terlalu besar," katanya.

Aparat Polri bersama TNI melibatkan beberapa tokoh, lanjut Dedi, saat ini melaksanakan kegiatan patroli gabungan secara dialogis untuk mencoba mendatangi masyarakat, agar membuka blokade dan meminta kembali ke rumah masing-masing.
Mari sama-sama menjaga kota Manokwari, Papua, agar kondusif," pungkas nya.

Hingga Habib Ahmad Alydrus turut angkat bicara, saat redaksi Arusnews menyambangi kediamannya di wilayah Tapos Depok Selasa (20/8/2019)" Ingat Pemerintah dalam hal ini POLRI, TNI (Kapolri, Panglima TNI) harus tegas. Jangan cuma berani tegas ke Ummat Islam aja. Giliran Ummat Islam (Pemuda Muslim) bergerak di bilang radikal, bibit teroris. Sampai-sampai ada Brimob nyerang ke dalam Masjid Tanah Abang padahal tidak ada yang bawa senja tajam maupun senjata api.

Kenapa untuk kerusuhan Papua yang jelas-jelas membahayakan bahkan ada yang bawa senjata tajam dan sejata api. Eeeh malah cuma di kasih peluru karet. Dan ingat ini nampak Pemerintah (Kapolri) Pilih Kasih. Jadi ga usah teriak-teriak tentang supremasi hukum dan Ngaku-ngaku Pancasila Kalau aparat penegak hukum nya ga bisa menegakkan Ke Adilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia" Geram nya.
Billy/Red




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

Write a comment

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden Pilihan anda 2019?
  Prabowo - Sandi
  Jokowi - Maruf Amin

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Robby Prihandaya

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video