Diduga PLN Pondok Kopi Pelihara Garong (PT. Gbl) Rugikan Konsumen Rp 38Juta
Bumn Culas

By Aministrator 01 Mar 2019, 23:41:12 WIB Orbitkan
Diduga PLN Pondok Kopi Pelihara Garong (PT. Gbl) Rugikan Konsumen Rp 38Juta

Keterangan Gambar : Pepen Marsudi (Foto Atas) Akui Anak Buahnya Bersalah


Arus Jakarta. PLN selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seharusnya menjadi pelayan atas kebutuhan masyarakat secara prima, akuntabel, transparans juga profesional. Dan itulah yang menjadi sebuah cita - cita dari pemerintah saat ini.

Publik pernah di gegerkan dengan pernyataan Dirut PLN terkait keluhan tarif listrik yang selalu naik. "Kalau masyarakat ga mau mahal cabut saja meterannya". Bahkan dalam edisi berita Arusnews tertanggal (13/2/2019) telah memberitakan adanya Sniper di PLN area Pondok gede dan PLN area ciracas yang di akui oleh Aji Lasmana bahwa PLN telah merugikan konsumen nya.

Kali ini giliran PLN area pondok kopi. Informasi yang berhasil dihimpun awak media Arusnews. Dalam keterangan karyawan pembudidayaan ikan yang telah bekerja selama lebih dari 15 tahun. Sebut saja Lulu (Manager Operasional), Ahmad (Pekerja) dan Sutris (Pekerja)" Lokasi disini mas, ada 4 meteran yang ber no Idpl 5442 0329 0807. 5442 0319 1869. 5442 0328 9979.

Anehnya meteran tersebut sudah terpasang lebih dari 5 tahun. Ada okum catat meter yang bernama Sumarto Rono yang dengan sengaja melakukan pemalsuan data catatan yang di laporkan pada pihak PLN Pondok Kopi. Bos kita dirugikan Rp 38.013.831 (Tiga Puluh Delapan Juta Tiga Belas Ribu Delapan Ratus Tiga Puluh Satu) dan Pepen Marsudi (Manager Operasional PT. GBL) Autsorshing PLN Catat meter menawarkan akan membantu kepada Lulu (manager operasional) tempat konsumen itu mendirikan usaha sebagai DP karenanya Pepen mengakui anak buahnya bersalah (Sumarno Rono). Padahal Rono jarang datang ke lokasi tapi bisa memberikan laporan ke pihal PLN. Dan akhirnya Bos kita memberikan surat kuasa pada oraang kepercayaanya untuk mengurusinya hingga tuntas.

Saat Crew Arusnews menyambangi kantor PLN Pondok kopi hari kamis (28/2/2019) di wilayah Jl. Raden inten Jaktim (Samping Gedung BKOW) tepat pukul 09:30 wib. Wartawan Arusnews di terima oleh Wahyu Bani Adam (Manager P2TL PLN Pondok Kopi). Wahyu pun turut angkat bicara" Pak Dalam laporan petugas Catet meter adalah meteran ATK (Alamat Tidak Ketemu) sebanyak 2 unit. Daya 7700 Va dan 5500Va. padahal unit meteran yang lainnya pun itu masih 1 area dan sudah terpasang lebih dari 8 tahunkan.. Itulah yang bagi saya juga berfikir tidak logic. dan Pt. GBL sudah sering mendapat teguran dari saya dan ini kasus terbesar yang di perbuat GBL. Baik pak, saya akan hubungi Pepen Marsudi agar bisa hadir disini (Kantor PLN pondok Kopi red) bersama Sumarno Rono agar semuanya jelas juga bisa beri solusi.

Setelah Wartawan Arusnews menunggu 40 menit. Pepen Marsudi (Manager Oprasional PT. Graha Bara Lestari di singkat GBL), turut hadir di mendampingi yaitu Erwin (Koordinator Catat Meter), Madnur (SPV Cater) dan Pepen Marsudi. Dari pihak orang yang di kuasakan hukum oleh konsumen (Enggan di sebut namanya) bahwa owner (Konsumen PLN Pondok Kopi) tidak akan pernah mau bayar walupun Rp1 pun. Dengan perundingan alot maka akhirnya di sepakati tagihan di bayarkan oleh pihak PT. GBL kepada pihak PLN"Tutur Pepen yang di saksikan oleh 2 rekannya dan Wahyu Bani Adam.

Bahkan Pepen Marsudi menjanjikan akan hadirkan Sumarno Rono jam 16:00 wib petugas catat meter yang telah memalsukan data. Tapi hingga lepas Sholat Magrib hari kamis (28/2/2019) Sumarno Rono pun tidak hadir juga.
Anton/Red




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden Pilihan anda 2019?
  Prabowo - Sandi
  Jokowi - Maruf Amin

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Robby Prihandaya

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video