Bts Ilegal Masih Kokoh. Pol PP Abaikan Perintah Wakil Walikota
Tegak Perda

By Aministrator 10 Jul 2018, 08:04:37 WIB Polhukam
Bts Ilegal Masih Kokoh. Pol PP Abaikan Perintah Wakil Walikota

Keterangan Gambar : Yayan Ka. Satpol PP kota Depok


Arus Depok. BTS ilegal yang dalam berita edisi sebelumnya di duga milik PT Daya Mitra Telekomunikasi yang berdiri di halaman Masjid Nurul Iman RT 01/01 Kelurahan Depok Jaya masih saja berdiri tegak sejak tahun lalu (2017) meski sudah beberapa kali mendapat penolakan dari warga sekitar. Tower yang sejak awal pembangunannya sudah menyalahi aturan. Malah Bts berdiri tersebut terkesan kebal hukum.

Bahkan saat awal berita ini mencuat tim redaksi Arusnews sudah mengirim video rekaman saat PT. Daya Mitra Telkomunikasi ber audiensi dengan banyak warga sekitar di saksikan oleh ketua Rt Berlin, Ketua Rw Adzkar, Lurah Depok jaya yang saat itu masih di jabat Mahendra dan Binmas Pol juga Babinsa. Video rekaman tersebut dikirimkan ke WhatsApp Pribadinya Pradi Supriyatna (Wakil Walikota Depok) dan beliau perintahkan oleh Satpol PP untuk ambil tindakkan tegas jika terbukti Tower tersebut tidak berijin. Ironis nya perintah wakil walikota saja di abaikan (Perintah tersebut sudah sejak 2017). Padahal yamrin madani (Kabid Gaktur Pol PP) sudah tunjukkan perintah WhatsApp dari Wakil walikota Depok tersebut pada wak media Arusnews (tahun 2017).

Saat ini warga masih saja di buat horor. Sebut saja beberapa warga Nandang, dan Iswan dono (Lebih akrab Pak is) mereka warga yang posisi rumahnya persis di depan tower mengatakan jika dirinya dan warga lainnya masih tetap berharap agar tower tersebut segera dibongkar. “Atau minimal direlokasi ke tempat yang direncanakan semula di Lembah Gurame,” terang ke 2 warga.

“Suasana sekitar tower menjadi horor saat turun hujan apalagi disertai angin, kita pasti ngungsi ke tempat lain karena kuatir tower itu roboh menimpa rumah kami,” jelas Nandang lebih lanjut. 

Keresahan warga tersebut oleh Utang Wardaya selaku Camat Pancoran Mas menyarankan agar warga membuat surat keberatan dan bila perlu langsung dilaporkan ke pihak kepolisian agar segera diusut. “Saya tidak bisa berbuat apa-apa karena memang dari awal tidak ada izin sama sekali, dan yang harus bertanggung jawab adalah pihak yang pertama memberikan izin kenapa itu tower bisa berdiri,” ujar Utang.

Lebih lanjut Utang menyarankan agar warga yang resah untuk membuat surat keberatan dan dilaporkan ke pihak yang berwajib. “Kalau memang banyak yang resah, buat surat keberatan saja dan laporkan ke polisi agar ditindaklanjuti,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Depok saat dikonfirmasi awak media Arusnews di ruang kerjanya. Dirinya menandaskan" jika dirinya akan mengecek kembali terkait laporan tersebut. “Ya nanti saya cek dulu dokumennya, nanti instruksikan kabid saya untuk klarifikasi soal izinnya. Nanti setelah seminggu bisa langsung konfirmasi lagi ke kabid saya,” jelas Kasatpol PP Kota Depok, Yayan Arianto.
Red Gie.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden Pilihan anda 2019?
  Prabowo - Sandi
  Jokowi - Maruf Amin

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Robby Prihandaya

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video