Biadab Umat Islam Dibantai Saat Lakukan Sholat Juamat Siaran Live
Teroris Biadab

By Aministrator 16 Mar 2019, 06:18:14 WIB Internasional
Biadab Umat Islam Dibantai Saat Lakukan Sholat Juamat Siaran Live

Keterangan Gambar : Suasana Korban Pasca Penembakan Brutal Di Masjid Al-Nor


Arus Internasional. Heboh Dunia international atas ke brutalan Pelaku penembakan secara membabi buta  di Masjid Al Noor di Christchurch, Selandia Baru, yang mengunggah video aksinya secara live dan mengungkap alasannya melakukan serangan tersebut.

Hingga kini diberitakan, sudah 27 orang yang tewas, setelah seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke dua masjid di kota Selandia Baru. Polisi telah menahan pelaku sejumlah empat orang, setelah pelaku menembaki jemaah masjid yang akan menunaikan salat Jumat (15/3/2019).

Pelaku yang mengidentifikasi dirinya di Twitter sebagai “Brenton Tarrant” berasal dari Australia, mengunggah video serangan mematikan dan menyalakan kamera sebelum melakukan aksi tersebut.

Dalam sebuah manifesto setebal 73 halaman yang diunggah secara online, pelaku menggambarkan dirinya sebagai ‘hanya orang kulit putih biasa’.

Dia menyebutkan, hanya dilahirkan dari kelas pekerja, keluarga berpenghasilan rendah, yang memutuskan untuk mengambil sikap untuk memastikan masa depan rakyat.

Pria bersenjata itu mengatakan" Saya melakukan serangan untuk secara langsung mengurangi tingkat imigrasi ke tanah Eropa. Dia menyebut, alasannya untuk melakukan serangan tersebut adalah untuk “menunjukkan kepada penjajah bahwa tanah kita tidak akan pernah menjadi tanah mereka, tanah kita adalah milik kita sendiri, dan bahwa selama orang kulit putih masih hidup, mereka tidak akan pernah menaklukkan tanah kita dan menggantikan orang-orang kami.”

Di kutip dari News.com.au, Tarrant mengungkapkan, ia telah merencanakan serangan selama dua tahun dan memutuskan untuk melakukan serangan di Christchurch, sekitar tiga bulan lalu.

Menurutnya, Selandia Baru bukan pilihan awal untuk menyerang, namun menggambarkan Selandia Baru sebagai sasaran ‘kaya lingkungan’ seperti di tempat lain di Barat.

“Serangan di negara Selandia Baru, akan memusatkan perhatian pada kebenaran serangan terhadap peradaban kita, bahwa tidak ada tempat di dunia yang aman, para penyerbu berada di semua tanah kita, bahkan di daerah paling terpencil di semua tanah kita dan dunia. Tidak ada lagi tempat yang aman dan bebas dari imigrasi massal,” tulisnya dalam klaim manifesto tersebut.

Mengklaim diri mewakili jutaan orang Eropa dan bangsa-bangsa etno-nasionalis lainnya, dia mengatakan harus memastikan keberadaan rakyat dan masa depan untuk anak-anak kulit putih.

Sementara Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan" ini adalah kejadian "luar biasa, tak pernah terjadi sebelumnya, dan salah satu hari terkelam" negara ini.

Dia juga mengatakan " empat tersangka telah ditahan aparat", tapi mungkin ada lainnya yang terlibat.

Insiden disebut berlangsung di Masjid Al Noor, di pusat Kota Christchurch. (berikut kutipan pernyataan lengkapnya)
Red.




Video Terkait:


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

Siapakah Calon Presiden Pilihan anda 2019?
  Prabowo - Sandi
  Jokowi - Maruf Amin

Komentar Terakhir

  • Robby Prihandaya

    Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara ...

    View Article
  • Tommy Utama

    Para pengunjuk rasa membawa bendera-bendera Palestina dan foro-foto pemimpin tertinggi ...

    View Article
  • Robby Prihandaya

    Anda penyuka Transformer? Tentu hal yang paling menarik saat menonton film Transformer salah ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video